Momen terbaik yang terjadi selama 2016 dan resolusi di 2017

Gimana hari pertama di 2017?

Telat bangun?

Resolusi untuk bangun cepat pudar begitu saja?

Kita bahas nanti saja masalah resolusi.

Gue mau membahas mengenai apa saja momen yang telah gue lalui di 2016. Banyak memang yang udah gue lalui, baik itu sendiri, bareng keluarga, bareng Melly, maupun bareng teman-teman gue lainnya.

Tapi gak semuanya gue ingat detailnya.

Okedeh, kita langsung aja.

Luntang Lantung di Pelabuhan

Januari 2016 gue masih ingat banget ketika gue dan Melly luntang lantung di kabupaten Bengkalis. Datang sebagai dua orang mahasiswa yang hendak mendaftarkan penelitian. Ini semua untuk Melly, skripsi yang dia buat harus dilaporkan dulu ke kabupaten.

Gue lupa lagi nama dinas pemerintahnya apa. Pokoknya tempat untuk melaporkan kalo kita sedang melakukan penelitian untuk skripsi.

Skripsi gue gak pake beginian, data yang gue ambil aja udah ada di laporan keuangan dan laporan tahunan perusahaan. Bisa gue dapatkan langsung dari website resmi perusahaan maupun dari bursa efek.

Bagi orang Riau, mungkin udah tau kalo kabupaten Bengkalis itu pulau sendiri. Buat yang belum tau, coba deh cek peta dulu. Duri/Mandau itu kecamatan, sedangkan kabupatennya ada di Bengkalis, yang beda pulau.

Melly melakukan penelitian di SMA nya dulu yang ada di duri.

Hal tersebut yang membuat kita luntang lantung di Bengkalis.

Pukul 05.25 pagi, kita udah nunggu travel dari Batam Jet menuju pelabuhan yang ada di Dumai. Nantinya kita gak perlu lagi beli tiket untuk naik Ferry Batam Jet. Sampe pelabuhan di Dumai sekitar pukul 7 pagi, dan itu udah telat. Dari pintu masuk sampe kapal Ferry kita buru-buru dan sempat lari-larian.

Untungnya ga kecebur ke laut.

Pukul 10an kita udah sampe Pelabuhan di Bengkalis. Ada banyak becak motor di pelabuhan yang siap mengantarkan kita. Kita pilih satu, nego harga terus deal, kita jalan ke dinas tersebut.

Ada 3 orang mahasiswa yang sedang melakukan proses seperti yang kita lakukan. Semua data Melly lengkap, tapi gak ada materai. Sedihnya lagi, di sekitaran komplek pemerintahan itu, sedikit tempat photocopy yang ada. Abang frontliner di dinas tersebut ngasitau kalo ada tempat photocopy 100 m dari gedung ini.

Gue jalan ke toko tersebut

“Bang, ada materai?”

“Habis dek. Coba tanya di depan.”

Gue cuma mikir, “depan mana?”, Sepanjang jalan gue liat tempat photocopy hanya ini doang. Harapan gue pupus, kalo gue kasitau ke Melly, dia pasti shock. Gue nongkrong di pinggiran toko tersebut, sambil minum.

“Tak do materai?” tanya abang FL dinas tadi datang

“Tak do bang.” Dengan tampang sedih, gue menenggak air mineral

“Kejap ye, abang beli map dulu. Nanti abang anta ke depan.”

Gue mengucap syukur.

Ada penolong juga di kegalauan gue, terimakasih ya Allah.

Masalah materai selesai, masalah selanjutnya adalah gue sama Melly harus melapor juga ke dinas pendidikan. Jarak gedung dinas pendidikan sama gedung dinas ini sekitar 1,3 km.

Gak ada ojek sekitar daerah itu, tapi gak becek.

Pukul 11.28 WIB, kita jalan.

Hari ini cuaca cukup cerah, cukuplah untuk sekedar menjemur ikan asin. Melly menggunakan pakaian yang bisa menutupi keringatnya, sedangkan gue menggunakan kemeja biru, yang kalo ketek basah langsung keliatan.

Sampe dinas pendidikan, kita menunggu lagi selama hampir satu setengah jam sampe akhirnya selesai. Siang cukup panas hari itu. Gue dan Melly udah gak sempat lagi untuk makan siang, karena kita harus mengejar kapal RORO.

Bukan RORO FITRIA ya. Kalo itu yang gue kejar, gue bisa di lempari batu sama Melly.

Alhamdulillah banget, becak motor yang kita tumpangi tadi bersedia mengantarkan kita ke pelabuhan, dengan harga yang masih nego.

Diantarin sampe jembatan masuk ke kapal RORO

Luntang lantung belum selesai.  Setelah sampai di Pelabuhan Sei Pakning. Kita linglung karena sepi, banget. Kita coba jalan terus dan berharap ada secercah harapan untuk bisa pulang ke Duri.

Liat kembali peta di atas, jalur itu adalah jalan dari Pelabuhan Sei Pakning ke Duri.

Naik mobil seperti apapun kita oke aja, yang penting pulang.

Dalam situasi ini, kita hanya memiliki uang 130 ribu. Alhamdulillah lagi ada travel yang mau jemput kita di Pelabuhan, setelah negosiasi yang alot. Pukul 4.45 kita udah sampe lagi di Duri dengan keadaan kucel, lapar, dan letih.

Kita bawa bekal sebenarnya dari rumah, tapi gak sempat makan karena kejar-kejaran dengan waktu.

Gue mengucap syukur banget ada travel yang bisa menumpangi kita, karena setelah berada di dalam travel, gue baru tau jarak pelabuhan sama perkampungan itu jauh banget.

Wisuda

Bulan Mei 2016 jadi bulan paling membahagiakan buat Melly.

Tanggal 7 Mei dia berulang tahun, dan akhir Mei dia wisuda. Lengkaplah kebahagiannya tahun ini. Sedihnya ketika gue gak bisa ikutan foto bareng keluarganya. Tapi hal itu terbalaskan ketika gue wisuda November 2016 ini. Akhirnya gue dan Melly bisa foto berdua lalu Melly foto bareng keluarga gue.

Momen wisuda ini juga buat gue bahagia karena akhirnya gue bisa berfoto keluarga lagi. Terakhir foto keluarga itu tahun 2007 di Candi Borobudur. Lama banget ya.

———

Setelah ngomongin momen yang masih gue ingat di tahun 2016, tak lupa gue tetap membuat resolusi untuk tahun 2017.

Bisa buat karya lagi

2015 dan 2016 gue gak produktif. Hanya sesekali mengisi postingan di blog. Tahun 2017 gue berharap bisa membuat karya lagi, dalam bentuk apapun itu. Maunya sih dalam bentuk buku, tapi gak menutup kemungkinan dalam bentuk lukisan, photography, vlog, ataupun karya kreatif lainnya.

Gue juga masih belum menepati janji untuk buat GA Cinta Gagal Paham.

Terlalu banyak persimpangan yang harus gue lewati sehingga GA itu belum bisa terwujud, semoga tahun ini GA bisa terwujud. Aamiin.

Explore Pekanbaru

Ini jadi salah satu resolusinya yang pengen banget gue jadiin rubrik di blog. Gue pengen mengulas kota Pekanbaru dari pandangan gue. Meskipun gue baru 4 setengah tahun di kota ini, gue memiliki ketertarikan lebih daripada kota-kota sebelumnya yang gue pernah singgahi.

Semoga ini juga bisa terwujud ya.

Terimakasih sudah membaca.

Kalau kalian gimana? Momen apa sih yang masih terngiang dan sudah punya resolusi belum?

Advertisements

36 thoughts on “Momen terbaik yang terjadi selama 2016 dan resolusi di 2017

  1. Keren mas, di tahun 2017 ini semoga bisa lebih baik lagi ya mas.. Terus bisa berbagi dan menginspirasi lewat blog ini .. aamiin..

    Btw, adeknya mirip banget ya sama mas Wahyu.. hehe

  2. Momen apa yaaa. Kalo gue kayaknya sebenernya banyak bener tahun ini. Ada hepi-hepinya, ada busuknya juga. Muahahaha. Tapi ya kalo di dunia bloger senang soalnya kayaknya tahun ini tahun rame-ramenya lagi deh. Horas! (lho kok ga nyambung?)

  3. Itu nongkrong dipinggir tempat fotocopy kok sambil minum? Dosa lho bang, ntar kena pak polisyi loh..

    ini mah curhat, kirain mau kasih tips dan trik biar gak kerja tapi dapet duit asli dann halal gitu.

    • Daripada gue nongkrong di pinggir jalan, ntar diamankan satpol pp.

      Waduh, blog ini bukan tempat hal gila begitu. Blog ini mengajarkan kalo mau uang halal, harus berusaha dan berdoa.

  4. Ciee yang udah wisudaan, selamat yaah kaka wahyu. Btw ditunggu bgt nih karya barunya di 2017, gue paling suka kalo ada orang yang lagi ngerencanain buat bikin karya dalam bentuk apapun, kalo udah dibuat jangan lupa di share disini yaa, pasti akan gue apresiasikan kok hehe, salam kenal dari pinoblog 😀

    • Salam kenal juga Pino.

      Alhamdulillah udah wisuda walaupun lambat satu semester. Terimakasih untuk apresiasinya, pasti bakalan di share. Karena blog ini tempat gue mencurahkan apa yang gue pikirkan.

  5. Uwaaahh… Selamat ya buat moment-moment bahagianya di tahun lalu. Semoga tahun depan makin banyak kejutan-kejutan yang menanti kalian (read: Wahyu dan Melly)

    Ditunggulah GAnya kali aja bisa ikutan, hehehe…
    Tetap semangat dan terus belajar!

  6. Resolusi yang tercapai asik-asik semua.
    pasti ga bakal bisa dilupain pengalaman di balik resolusi itu ya no.

    Btw, aku ga sabar banget mau liat2 karya mas wahyu.
    seperti buku dan vlog.
    aku tunggu ya bang pencapaian resolusinya.

  7. Ho selamat atas wisudanya dan Kak Melly! Pasti sesuatu sekali wisuda ditahun yang sama dengan doi 😀
    Ternyata proses perjuangan skripsi itu sesuatu sekali yaa

  8. seru gan kisahnya yang ling lung di Pelabuhan hahha..
    kalo aku sih moment paling terngiang tahun 2016 pas bisa belajar main gitar (walau masih cupu). Resolusi tahun ini udah sih gan, dan semangat untuk menjalankannya 🙂

  9. Perjuangannya keren. Apakah ini yang namanya perjuangan mahasiswa ?
    Hahahahaa, kalau diliat dari ceritanya kesana – kemarin, nunggu sejam, nggak makan. Tapi, yang penting selesai, dan wisuda. :))

    Ohiya, untuk tahun ini semoga lebih banyak membuat karya, ka.

  10. wahahaha, gokil. momen di januari 2016 yang menyenangkan, lari2 an di pelabuhan, udah berasa di film india tuh yak kalau ada lagu indianya. Untung nggak kecebur, lo. wahahahaha. kalau kecebur nanti wisudanya tertunda kali tuh :”) Explore Pekanbaru? hmm,jujur gue juga penasaran sih sama Pekanbaru, banyak juga temen2 blogger yang aslinya dari Pekanbaru situ soalnya..

  11. wah wah , cukup mengesankan tuh di tahun 2016 ya … apalagi udah wisuda udah kerasa gimana gitu.

    Gak kebayang gimana tuh bisa luntang lantung gitu disana.hemm capek ya ? wkwk.

    Semoga di tahun ini bisa lebih mengesankan dibandingkan di tahun 2017 ya .

Komen aja dulu, kali aja ntar ada yang stalking nama kamu

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s