Relationsweet

Berhenti Sejenak Mencari, Jika Kau Belum Tau Arti Mencintai

Dari begitu banyak blogger yang gue baca blognya, gue paling sering menemukan tentang keresahan seorang JOMBLO.

Gue pahami memang banyak JOMBLO bertebaran di luaran sana dan memang masalah JOMBLO ini sangat banyak peminatnya. Oh iya, jangan lupakan soal kenangan mantan dan susahnya move on dari mantan apalagi mantan udah punya pacar, pacarnya sahabat lo dulu lagi.

SADIS!!

Jangan panggil dia sahabat lagi.

Gue jadi merasa, masalah ini begitu rumit dan sangat dipermasalahkan.

Padahal, menurut gue masalah mereka hanya kecil, siap gak untuk mencintai lagi?.

Karena dari itu, gue mau ngomongin tentang JOMBLO tapi tidak akan menyudutkan JOMBLO.

Hujan Menciptakan Genangan, Begitu Juga Mantan Yang Menciptakan Kenangan


Sumber

Ini hanya pandangan pribadi gue. Beberapa orang masih menyandang status jomblo bukan karena mereka tidak mendapatkan orang yang mau sama mereka. Hanya saja mereka BELUM SIAP untuk kembali merajut tali cinta bersama yang baru karena masih terbelenggu cinta lama. Sedih memang, tapi ini realita. Cinta lama yang begitu terkenang, membuat hati ikut tenggelam dalam kesedihan yang teramat panjang.

Untuk memulai dengan yang baru itu memang mudah, tapi apa semuanya bisa segampang perkataan gue kalo cinta lama kalian masih menggugah dalam ingatan.

Terapkan aja prinsip SPBU, “Dimulai dari nol ya mas”. Karena kisah cinta yang baru perlu lembaran baru untuk menuliskannya. Bukan lembaran lama yang sudah usang. Sudahlah, cukup hujan yang membuat suasana menjadi sendu, kisah cintamu tak perlu lagi terbelenggu masa lalu.

Lupakan pahitnya kenangan, mulailah sebuah harapan.

Daripada Sibuk Mencari, Lebih Baik Perbaiki Diri


Sumber

Setiap kejadian selalu meninggalkan bekas positif dan negatif. Kata “PUTUS” dari orang yang selama ini kalian cinta merupakan momok menakutkan. Karena kata-kata itu bisa terjadi kapanpun dan dimanapun.

Cobalah untuk introspeksi diri ketika kalian sedang mencari pasangan. Masa ini biasanya terjadi ketika PDKT. Pada masa ini gak akan ada orang yang 100% menjadi dirinya. Semua berubah total karena ingin memperlihatkan sisi baik dari dirinya demi memikat sang pujaan hati. Lalu, kenapa kalian tidak melakukannya saat sudah tidak bersama lagi?

Pisah dengan pasangan bukan akhir kisah cinta. Bukankah awalnya kalian juga bukan apa-apa. Lalu saling kenal karena memang ditakdirkan ataupun kalian yang berusaha. Gue pernah baca quote menarik dari satu gambar, ntah dimana itu. Quotenya adalah, “Berpakaianlah kau seakan kau akan bertemu kekasihmu hari ini.”

Tapi ingat, jangan terlalu lama memperbaiki diri. Karena semakin lama kalian memperbaiki diri, semakin tinggi juga standar pasangan yang kalian impikan. Gue cuma takut, gak ada orang yang memenuhi kriteria kalian, akhirnya jomblo lagi.

Jangan Terlalu Sibuk Bersama Teman/Sahabat


Sumber

Layaknya beras, ada barang subtistusi lainnya yang bisa dijadikan olahan makanan, misalnya kentang. Begitu juga dengan pasangan, ada pilihan lain yang bisa membuat kalian bahagia selain pasangan, yaitu teman/sahabat.

Gue gak ada masalah sama pemikiran ini, karena memang benar adanya. Teman bisa menjadi tempat untuk curhat dan berbagi rasa lainnya. Tapi, pertanyaan gue adalah, mau sampe kapan?

Semakin meningkatnya usia kalian, akan semakin besar tuntutan untuk memiliki pasangan. Mulai dari orang tua, ataupun sindiran keluarga yang sudah memiliki momongan. Jangan terlalu gampang mengucapkan, “Gue masih punya sahabat gue disini”, tapi gue tetap bertanya sampe kapan?

Seiring berjalannya waktu, semua tuntutan hidup akan menghampiri kita. Mulai dari membiayai hidup sendiri, memberikan uang THR kepada keponakan, dan bahkan tuntutan memiliki pasangan. Untuk cewek, setelah kalian bersuami, kalian gak akan semudah dulu untuk berkumpul bersama sahabat, karena sekarang kalian sudah memiliki tanggung jawab, begitu juga untuk laki-laki.

Bukankah terasa lebih lengkap jika kalian sudah mengenalkan sahabat lebih dulu kepada pasangan sebelum menikah? Untuk apa? supaya nanti pasangan kalian tau, kalian akan kumpul dengan siapa, kalo udah tau, bukan tidak yakin kalo pasangan kalian bakalan ikut ngumpul juga.

Eitss.. Ingat ya, yang namanya SAHABAT itu gak pernah NIKUNG pacar sahabatnya sendiri. Kalo ada yang begitu, lemparkan aja dia ke planet Mars.

———

Terima kasih udah mau baca.

Kalo enggak setuju sama gue juga gpp, karena ini semua juga berdasarkan pemikirin gue yang cetek. Kalo setuju coba disebarkan di media sosial, kali aja ada teman kalian yang masih JOMBLO dan resah karena gak ada semut merah di dinding sekolah.

Advertisements

26 thoughts on “Berhenti Sejenak Mencari, Jika Kau Belum Tau Arti Mencintai

  1. Jomblo resah mungkin karena angka depan umur mulai tambah maju? Apalagi klo wanita yang dominan dikendalikan sama perasaan. Ada juga yang masih “takut” bakal terluka lagi.

  2. Gua setuju sama point ‘daripada sibuk mencari, lebih baik perbaiki diri’ berasa lebih ngena gitu. Tapi semuanya bener semua, apalagi yang gagal move on dari mantan, itu kampretlah. Mantan membawa dampak buruk bagi kehidupan masa depan -_-

  3. Wahahaha ini postingan berasa lagi ngaca ama diri sendiri, euy. Gue setujuuuu. Daripada terlalu fokus mencari dan menanti, mending sambil memperbaiki diri juga, kan, ya. šŸ˜€
    Dan, ngerasa hina banget di kalimat pertamanya, “Dari begitu banyak blogger yang gue baca blognya, gue paling sering menemukan tentang keresahan seorang JOMBLO.” Njjirrrr -,,-“

    1. Memang begitu keadaannya. Banyak banget keresahan jomblo dan kenangan mantan yang gue baca di blog blogger lain.

      Jadilah jomblo yang elegan.

  4. Jomblo emang gak ada habisnya, tapi yakin aja masa jomblo pasti bakalan abis. Emang mungkin aja ada benernya, jomblo bisa disebabkan karena dianya yang nggak bisa move on, atau mereka nggak siap nerima yang baru… Ya kalo gak mau jomblo lagi, harus bisa terima yang baru. hehehe šŸ˜€

  5. Kalau ngomongin jomblo g bakal ada habisnya. Ada aja bahan omongannya
    Aku bukan jomblo tapi single (membela diri), buat saat ini sih enjoy aja ngejalanin hari2, ada faktor x yg tetep bikin happy tanpa ada cowok yg nemenin. Usiaku pun bukan remaja lagi, kalau mikirin masalah pasangan pinginnya ada yg serius dibawa nikah, bukan yg sekedar menjalani hubungan jadi pacar aja. Cuman sekali lagi aku masih woles, baru lulus kuliah dan menapaki dunia kerja, kata orang2 yg udah berumahtangga pada bilang, nikmati dulu masa2 kebebasanmu, gunakan sebaik2nya, karena pas udah di dunia pernikahan, ini bukan soal diri sendiri lagi, tapi antara istri, suami, dan anak sebagai team work dalam rumah tangga

    1. Aih sedap…

      Memang begitu seharusnya, jangan terburu-buru mau menikah. Tapi gak ada salahnya loh mbak mencari lelaki untuk diajak serius.

      Kali aja ada lelaki yang mau diajakin nabung bareng untuk pernikahan.

  6. Anjir! Cocok banget buat jomblo nih.
    Jomblo mana jomblo.. hehe

    Gue ngakak sama ibarat lo. Ibarat cinta seperti spbu. “Dimulai dari nol ya mas”.

    Tuh dengerin yg jomblo ya.. *bukan gue pokoknya, gue gak tersinggung kok.. hahaha

  7. Hmm, aku sebagai seorang blogger jomblo sedikit nyess baca postingan ini hehe.

    Bener sih, orang jomblo itu memang banyak alasannya. Ada yang memang bener2 gabisa move on atau ada yang bener-bener emang prinsip pengen single dulu. Tapi ya sama aja, statusnya sama-sam jomblo.

    Apa yang kamu saranin diatas juga bener dan aku setuju semua. Terlebih lagi untuk yang perbaiki diri. Kayaknya daripada sibuk pilih-pilih, alangkah lebih baiknya untuk perbaiki diri dulu aja.

    1. Nyess dingin apa nyessek :/?

      Pas lagi jomlo, jadi tau mau milih yang seperti apa. Jadi, gak salah pilih lagi karena udah tau tujuan menjalin kisah baru untuk apa.

  8. waduhh kayaknya aku sebagai blogger jomblo sedikit terpanggil nih melalui postingan ini hahaha.

    jomblo itu memang disebabkan oleh banyak hal sih. ada yang memang belum bisa move on sama mantan sampe sekarang terus nyandang status jomblo ada. tapi ada juga yang memang jomblo dijadikan prinsip, mereka lebih milih jomblo aja dulu gitu. tapi yaa, sama aja sih, sama-sama jomblo juga haha.

    dari yang kamu sebutin diatas aku setuju semua. terutama untuk yang poin lebih baik memperbaiki diri daripada sibuk mencari. itu bener banget. mending kita memperbaiki diri dulu aja, carinya mah ntar aja.

  9. Bener, sebelum para jomblo mulai mencari cinta lagi mendingan tau dulu apa arti mencintai. Terkadang ada jomblo yg begitu putus langsung cari2 orang lain. Ga salah sih tp ya takutnya cm jd pelampiasan semata.
    Ada lg yg jomblonya udh lama banget karena kenangan mantan yg begitu membekas. Dulu gue pernah jomblo lama gr2 ini hehe.
    Yang terpenting seperti kata lu diatas, kita harus introspeksi dulu diri kitasendiri dan belajar dr kesalahan masa lalu. Baru deh cari2 lagi

Komen aja dulu, kali aja ntar ada yang stalking nama kamu

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s