Serba - Serbi

Ketika Berbagi Memperindah Hidupmu

20 tahun gue hidup, dan gue belum pernah berbagi ke orang yang membutuhkan.

Berdasarkan hal itulah salah seorang teman di kelas mengusulkan untuk menabung setiap orang di kelas dan uangnya nanti akan digunakan untuk berbagi di panti asuhan. Seminggu sekali kotak sumbangan diedarkan, dan tidak ada nominal tertentu untuk menabung. Namun tidak boleh menabung menggunakan uang koin, karena bisa menyebabkan keributan di dalam kotak sumbangan bila kotak dishake.

Gue gak tau sejak kapan mulainya, tapi waktu perhitungan hasil dari tabungan itu, pemegang kotak tabungannya bilang kita udah menabung sejak 4 bulan. Berarti ada sekitar 16 minggu kita ngumpulin uang. Alhamdulillah uangnya lumayan, kita udah ngumpulin Rp1.452.000, (gue lupa pasnya) dan karena terlihat aneh, jadi beberapa orang menambahkan lagi untuk dijadikan Rp1.500.000.

Sedikit sih, tapi alhamdulillah ternyata kita memiliki jiwa berbagi. Tanpa paksaan dari pihak manapun karena ini acara kelas kami.

Niatnya mau ke panti asuhan tepat dihari sabtu tanggal 6 Juni. Sebelum postingan malam minggu penuh tawa, waktu itu hati gue sangat menolak. Karena gue takutnya acaranya bakal kelamaan dan gue gak jadi nonton. Alhamdulillahnya acara ke panti asuhan di tunda sampe sabtu ini. Walaupun udah ditunda, tetap aja gue telat datang ke tour Rule Of Three karena hujan.

Jadi, tanggal 13 Juni 2015 kemaren acara ke panti dilakukan.

Sebelum ke panti asuhan gue ada kegiatan dulu bareng Melly. Waktu itu di Instagram (follow gue juga di Instagram ya di akun @wahyuyuwono_) gue ngikutin GA dari salah satu akun yang banyak followernya. Sebenarnya gue udah difollow akun itu, tapi gue gak berani untuk ngajak ketemuan. Gue itu ramah di media sosial, tapi pendiam di dunia nyata. Kalo gak percaya tanya aja sama Bg Heru Arya (Tulisanwortel.com) ato kak Elvina Yanti (Kicauanvina.com).

Nah, dengan ngikutin GA dari dia, seandainya menang kan gue bakalan ngambil hadiahnya. Hal inilah yang gue gunain untuk bertemu sama adminnya. Kemaren akhirnya kesampaian juga gue ketemu admin dari @BrosisPKU. Beliau suka banget ngobrol sementara gue banyak diam dan jawab sekenanya. Jadinya malah kayak interview kerja, tapi gue gugup. Keknya gue gak bisa interview kerja. Fiuh

Karena gak sempat balik, jadinya gue gak bawa kamera. Batere hp tinggal 50% lagi.

Untungnya temen ada yang bawa kamera.

Apa keahlian orang Indonesia yang banyak dimiliki? Yap, ngaret atau jam karet.

Kita sekelas janjian pukul 1 siang untuk ketemu di fakultas. Tapi, pukul 2 siang baru pada ngumpul. Yang paling telat juga koordinatornya. Aduh, bangsaku, kapan kita mau maju dan menjadi bangsa yang sukses kalo begini aja telat seja, gue dong telat 30 menit 😀

Cuaca Pekanbaru yang kadang labil masih menghiasi sabtu siang itu.

Kenapa koordinatornya ini ditunggu? karena dia sama teman yang bawa mobil, jadi barang-barang yang akan diberikan akan diletakkan di mobil. Pukul 2 siang koordinator datang dan kita langsung pergi menuju panti asuhan.

———

“Hei heii…” sapa gue ke anak-anak panti yang menyalami gue dan teman-teman.

Kita yang laki-laki memindahkan sembako dari mobil ke ruangan penyimpanan panti asuhan. Disela memindahkan itu banyak anak-anak yang mau salam ke kami. Kadang gue gak bisa nerima jabatan tangan mereka karena dua tangan gue lagi ngangkat beras 10kg. Sementara para ibu-ibu langsung ke aula panti dan berbaris rapi. Ada beberapa yang menggendong balita. Gue ditawarin gendong balita, gue langsung menolak dengan tegas.

“Jangan suruh aku gendong balita. Ntar dia nangis dan terkontaminasi kegilaanku.”

Gue gak tau cara menimang balita. Gue dulu sempat menolak rencana orang tua gue untuk memiliki anak lagi. Mungkin hal itulah yang menyebabkan gue gak punya adik dan gak bisa menimang balita.

“Mak, aku gak mau punya adik!”

“Lah kenapa toh dek?”

“Karena aku gak mau ada orang ketiga.” Gue kecil-kecil udah baper “Dan aku juga gak mau dipanggil ‘mas’ dalam keluarga ini.”

“……..” Emak gelengin kepala bapak, bapak jadi geleng-geleng kepalanya.

Sembako pun selesai dipindahkan.

Gak semua teman dari kelas kita bisa hadir di aula ini. Separuhnyalah mungkin yang hadir. Koordinator/kosma memulai pembicaraan dengan menyebutkan apa tujuan kami datang kesini. Setelah itu, kita memperkenalkan diri satu persatu. Waktu gue selesai memperkenalkan diri, koordinator langsung ngomong…

“Abang Wahyu ini penulis novel. Doain novelnya bisa banyak yang minat dan dia bisa kek Raditya Dika.”

Dalam keadaan koordinator ngomong begitu, gue di belakangnya bilang “Enggak enggak, itu gak bener.”. Padahal dalam hati “Amin ya Allah. Semoga saja aminan dari mereka dikabulkan.”.

Bukannya gue gak mau ngakuin gue ini penulis, hanya saja gue takut mereka gak kenal Raditya Dika.

“Amiiiiiiiin.” sahut mereka bersamaan

Yang gue takutin setelah mereka mengaminkan itu, terjadi percakapan seperti ini.

“Eh, emang Raditya Dika itu siapa ya?”

“Tau ah, aminkan aja. Abang Wahyunya ganteng.” Jawab seorang anak cowok yang melirik gue

Lagi pembagian buku

Lagi pembagian buku

Sebenarnya gue jadi anggota panitia dari penyelenggara games. Namun karena cuaca yang menghiasi siang ini begitu menjilat kulit jika bermain di lapangan, kita lebih memilih bermain di aula. Seelum memberikan kado, beberapa dari kita membagikan buku yang sudah dibungkus rapi namun sayangnya buku-buku itu kurang, dan ada beberapa anak yang komplain.

“Kaaak aku belum dapat buku kak.”

“Baaang bagiin lagi dong bukunya.”

“Kaaak aku jomblo.”

Hal itulah yang membuat para ibu-ibu berinisiatif membagikan kado namun dengan syarat anak-anak harus bisa menjawab pertanyaan. Pertanyaannya gak susah. Ada yang bertanya tentang doa – doa setelah sholat, surat-surat pendek, dan seputar pendidikan lainnya. Untung saja gak ada pertanyaan aneh, semisal, “Kenapa jagung itu dibakar?”

Para ibu-ibu

Kado pun habis. Berakhir jugalah acara yang kami buat. Untuk mengabadikan momen ini, kita terlebih dahulu foto bersama dengan beberapa anak panti asuhan tersebut. Selebihnya kita aja yang berfoto bersama sekelas, sebagai satu kesatuan atas nama MAHASISWA UIN SUSKA.

Dengan mengunjungi panti asuhan, gak ada lagi alasan gue untuk mengeluh soal kehidupan. Kehidupan yang mereka lakoni berada jauh di bawah kenikmatan hidup yang gue lakoni selama ini. Kemewahan yang gue miliki, kehidupan enak yang gue jalani, dan kesempatan mengenyam pendidikan sampai tahap menjadi mahasiswa, semua itu sering terlupa untuk disyukuri. Padahal Allah telah befirman di dalam alquran surah Al-Baqarah ayat 172 yang artinya “Wahai orang-orang yang beriman!, makanlah diantara rezeki yang baik yang Kami Berikan kepadamu dan bersyukurlah kepada Allah, jika benar kepadaNya kamu menyembah.”

Jangan lupa bersyukur teman.

Terimakasih.

Advertisements

40 thoughts on “Ketika Berbagi Memperindah Hidupmu

  1. Alhamdulillah, rencana baek kita bisa dilakukan juga,,,, ku gk menyangka kalo lokal kita bisa kyak gituu,,,
    BtW , sapa tuuu yg ngaretttt dtg nyakk!!?? Wkwkwkkw 😁😁😀

  2. Alhamdulillah gue masih diberi kesempatan buat mengucap rasa syukur kepada Allah SWT.
    Emang ya bro.. berbagi itu indah.. semoga rezekinya dilancarkan, panjang umur dan sehat selalu :v amin

  3. Indahnya berbagi, apalagi bulan suci akan menampakkan wajah cerahnya~

    Btw, sifat kita sama ye bang. Koar2 di sosmed, pendiem kalo di real life. Hahaha 🙂

  4. lain kali stok hadiahnya berupa gadis cantik aja untuk antisipasi pertanyaan “kak aku jomblo” hehe

    kayaknya kita sama deh bang wahyu, di sosmed aktif di dunia nyata diem aja. tapi kalo udah akrab pasti tau aku gesreknya kayak apa

    aturan nyumbangnya unik ya gak boleh pakek uang receh gara-gara berisik.

    Alhamdulillah bisa baca tulisan yang penuh berkah

    1. Oke, mungkin boneka barbie yang masih baru jadi hadiahnya.

      Wah, ada yang sama lagi nih :D. Gue juga gesrek sama temen yang gue anggap dekat. Jelas dong, gak boleh pake receh.

  5. Gila kali yu baru berbagi di umur 20 tahun -__-
    eh tapi itu lebih baik daripada yang gak pernah berbagi sama sekali..
    Lanjutkan, Jendral!

  6. salah satu cara paling mudah untuk bersyukur menurutku ya dengan melihat ‘penderitaan’ orang yg hidupnya dibawah standar hidup kita.

    semoga kegiatan bagi2 ke panti asuhannya ada kelanjutannya bang. semangat troosss!

  7. menyesihkan sebagian rezeki kita untu orang-orang bener-benra membutukannya adalah sebuah kebaikan paling mulia,sekaligus membagikan kebahagian yang kita punya kepada mereka. ini bukan quotes ya. hehehe

    orang indonesia mah udah biasa kali kalau janjian pasti ngatet, ditanyain “ada dimana ?” bilangnya “OTW.” padahal OTWnya, OTW dari kamar ke kamar mandi (alias baru mau mandi). 😀

    Ah masa iya sih raditya dika gak ada yang kenal. Eh bentar ding, emang raditya dika itu, tukang cilok yang biasa mangkal dimana ya ? hehehe

    1. Itu hanya opini.

      Lah, jangan bongkar kebiasan gue juga dong. 😀 . Raditya Dika kan jarang digosipin, ya gue berpendapat dia kurang dikenal dikalangan anak-anak panti.

  8. Kegiatan yang baik pasti menghasilkan yang baik juga
    salut deh, jadi ngelirik isi dompet nih… udah bersih atau belum dengan sedekah.

    itu, buku-buku tulis ya pembagiannya.
    rame juga ya sampe ngadain game juga buat mereka

  9. Bermanfaat banget acara kayak ginian. Selain anak-anaknya pada seneng karena didatengin dan dikasih hadiah, acara kayak gini juga bisa buat kita semakin bersyukur karena ternyata ada orang yang lebih kurang beruntung dari kita.

    Semoga acaranya bisa jadi acara tahunan nih. Kan asik setiap tahun bisa berbagi 😀

    1. Betul banget Di. Ada rasa bahagia sendiri liat anak-anak antusias dan bahagia karena kami. Padahal yang kami beri gak mewah, tapi mereka udah senang.

      Amin, semoga saja.

  10. Indahnya berbagi, btw kelasmu keren, kayaknya anak2nya pada kompak ya.. sampe2 bisa ngumpulin duit 1,5 jt buat disumbangin ke panti, keren dah… sekilas mikir kalo yang dibagi-bagiin itu buku novel lo :v
    semoga acaranya gak berhenti sampe disini aja ya…
    kalo boleh kasih koreksian, di bagian akhir, allah itu berfirman, bukan berbicara :v

  11. Alhamdulillah bisa berbagi. 1.500.000 lumayan laaaaah. Hal yang mungkin kita anggap kecil, bisa jadi besar untuk orang lain.

    Cie Raditya Dika-nya Pekanbaru xD

  12. Nah gini nih keren. Biasanya anak2 sekolah atau mahasiswa keseringan ngajakin buka bareng sekalian reuni doang tanpa ada berbaginya. Huhuhu 😐

  13. hebat. salut deh sama acara positif yang diselengarain gini 🙂
    berbagi emang penting sih. kalau emang punya rezeki lebih, nggak ada salahnya berbagi. berbagi itu baik. sangat baik…… sekali lagi, salut!

  14. Seru bro acaranya… 😀

    Bersyukur akan membuat kita jadi semakin bahagia. Dan berbagi merupakan salah satu bentuk ungkapan rasa syukur, yg juga bisa semakin mempertebal rasa syukur kita 🙂

  15. novel yg lo buat dan bru gue beli brusan “cinta gagal paham ” keren bgt, gue suka dan bikin ngakak, dtnggu buku selanjutnya ya 🙂

Komen aja dulu, kali aja ntar ada yang stalking nama kamu

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s