Percayalah, Gue Aneh

Gue perhatiin postingan gue banyak tentang makanan mulu.

Gue kehilangan mood untuk menulis. Setiap hari padahal laptop gue hidupkan, modem dicolokkan, cuma ngeliat ada yang komen atau enggak ke blog. Untuk soal blogwalking gue juga males – malesan. Cuma beberapa blog aja yang gue datangi, ya itu mereka – mereka yang juga blogwalking ke blog gue.

Gue kehilangan semangat untuk mengisi blog dengan postingan baru. Semua yang gue pikirkan cuma ada di pikiran. Gue gak mau ngelanjutin untuk menulisnya. Dengan satu tema aja gue bisa mengubahnya menjadi 500-600 kata. Tapi tadi itu, gue kehilangan mood untuk menulis. Jadinya ide yang udah ada hancur lebur lagi menjadi partikel yang tidak bisa dilihat lagi dengan mata telanjang. Kalo pake mata yang berkolor keknya bisa.

Jangan pikirkan judul yang gue buat diatas, gak begitu nyambung sama postingan. Bahkan gambarnya saja gak berhubungan sama apa yang akan gue tulis.

Setelah magang gue pikir keuangan gue bakalan adem ayem penyet, rupanya enggak. Keuangan gue selalu aja defisit. Bahkan uang tabungan yang rencananya gue gunain untuk ulang tahun Melly malah kepake. Melly ulang tahun tanggal 7 Mei, dan gue belum memikirkan bagaimana cara membuatnya terkejut dengan sesuatu yang gue buat nantinya tepat tanggal 7 Mei. Tahun kemaren gue gak buat suprise karena lagi bokek, sekarang gak tega aja kalo gak buat surprise.

Ada ide ngerayain ulang tahun yang unik? Kasitau gue dong

Kuliner di Pekanbaru juga lagi berkembang. Banyak usaha – usaha kecil yang dilakukan sama anak muda yang berani bertindak. Kalo dulu distro sekarang udah banyak yang pindah ke kuliner. Tapi, gue melihat banyak kesamaan dari apa yang mereka lakukan. Mas Bro Corner, tempat yang udah dua kali gue datangi ini menyediakan milkshake dengan variant rasa yang banyak dan juga ada dessert yang bisa dipesan.

Kebanyakan dari tempat yang gue lihat, mereka banyak menjual milkshake atau minuman berbahan susu. Padahal kalo di telaah, masih banyak lagi bahan – bahan yang bisa dijadikan minuman untuk dijual. Tapi, gue udah bersyukur anak muda mau turun untuk meramaikan persaingan industri usaha. Untuk tercapainya negara yang ekonominya bagus, negara harus memiliki minimal 3% pengusaha dalam negeri. Indonesia baru memiliki 1,9% pengusaha, dan artinya kita belum memiliki ekonomi yang bagus.

Yang gue takutin adalah Milkshake akan berakhir seperti Cappucino Cincau. Kita lihat saja kedepannya.

******

Semester 6 ini gue belajar METOPEL (Metode Penelitian). Gue heran kenapa cewek lebih cepat dapatin judul yang akan mereka teliti. Setiap akhir belajar metopel, banyak dari cewek di kelas akan ngajuin judul penelitian mereka. Beda banget sama cowok yang nunggu satu sama lain. Saling bertanya “Eh, kau udah dapat judul?”, “Judulnya mau neliti apa? IDX? Atau Ekonomi Syariah?”.

Gue, diam. Gak ngerti, yaudah gue dagang batagor ajalah.

“Bubur ayam, bubur ayam” Lah! gue dagang apa sebenarnya.

Untuk referensi penulisan skripsi di fakultas gue baru mewajibkan minimal 3 jurnal. Gue yang suka instan jadi kelimpungan karena referensi wajib ini. Alhamdulillah gue udah dapat banyak jurnal tentang keuangan, tapi belum ada ke perpustakaan untuk liat contoh skripsi. Ada tarikan biar gue gak melanjutkan langkah menuju perpustakaan. Kalo orang yang ke perpustakaan itu kutubuku, nah kalo gue ke perpustakaan kutu – kutu di kepala pada meronta, dan gue jadinya keramas, gak jadi ke perpustakaan.

Google. Sebuah aritmatika yang sangat membantu kita untuk mencari materi dan ilmu di dunia maya. Namun ini juga menjadikan kita sebagai manusia instan. Gue menyesal gak pernah ikut ngerjain tugas bareng kelompok ke perpustakaan. Gue suka yang instan, dan akhirnya tujuan akhir gue adalah om Google. Entah kenapa gue manggil dia dengan sebutan ”om’ padahal Google juga bukan keluarga gue.

Serta tata cara membuat sebuah makalah yang baik dan benar aja gue kadang mencarinya di internet dengan keyword “Makalah yang baik dan benar”. Dengan hitungan sepersekian detik, Google sudah menampilkan daftar dari website yang menyediakan makalah. Sangat instan.

Dan itu berdampak sama gue sekarang. Gue jadi manusia instan. Untuk anak muda sebagai penerus bangsa, jangan males untuk ke perpustakaan. Di sanalah banyak referensi yang seharusnya dimasukkan kedalam daftar pustaka. Karena daftar pustaka yang baik ya yang banyak referensi. Kata dosen gue, “Jangan mengambil materi dari blogspot karena referensi mereka gak jelas, kalo bisa ambil dari jurnal nasional atau internasional”

Di dunia ini juga udah dijelaskan bahwa tidak akan ada yang instan. Semua melalui proses panjang yang melelahkan.

Jadi, buat anak muda yang ingin berkecimpung di dalam dunia usaha. Jangan mengharapkan return yang cepat, karena itu gak akan bisa. Usaha seharusnya untuk orang banyak, jadi pikirkan dulu kepuasan konsumen dan dengan begitu laba pasti akan terus meningkat. Dan untuk calon sarjana di luaran sana, yuk buat Indonesia jadi negara yang ekonominya baik. Ayo menjadi pengusaha.

“Ah, bisanya ngomong aja lo Yu” Hati ini menolak pendapat gue sendiri

Tuh kan omongan gue 700an kata ini gak ada yang nyambung. Gak memiliki benang merah. Ah sudahlah.

Gue Wahyu Yuwono, ah sudahlah.

Advertisements

16 thoughts on “Percayalah, Gue Aneh

  1. Nah, itu soal dunia usaha yang sedang berkembang di Pekan Baru itu kan bisa diteliti tuh 😀
    Trendnya macam apa, atau mau meneliti kekurangan dan kelebihan dan usulan yang bisa diberikan untuk beberapa usaha itu agar bisa berkembang dikaitkan dengan teori-teori ekonomi yang kamu pelajari.

    Semangat yaa 😀

  2. BIkin video stop motion buat ngucapin ultah. Eh udah pasaran sih.
    Duh ini lagi ngomongin skripsi, emang grup cowok solidaritasnya tinggi. Ini juga kayaknya bakal nambah semester gara-gara mereka.
    Eh kalau prostitusi termasuk bisnis juga? Kalau iya, ada ide buat bisnis prostitusi syariah nih, butuh orang ekonomi buat join.

  3. Kadang jangan terpaku pada surprise, Yu.. Just do it. Ngga peduli bagus atau enggak, basi atau kuno, yang jadi kebahagiaan adalah usaha kamu nyenengin dia. 😀

    Liat apa yang dia butuhin berupa barang. Misalnya tas baru, selipin surat dalem tasnya. Tulis bla bla bla. Trus semprot parfum biar wangian dikit. 😛

Komen aja dulu, kali aja ntar ada yang stalking nama kamu

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s