Keluar Bentar · Kuliner

Soft Opening Waroeng Piknik PKU

16, 17, 18 19 …………………………2 April 2015.

Itu tanggal gue gak update postingan. Mulai dari tanggal 16 Maret 2015 yang ngomongin Bikers Cafe, gue absen untuk menulis di blog. Gue gak mau sok – sokan bilang lagi sibuk di dunia nyata, memang gue nya aja yang gak menyempatkan untuk nulis. Cuma jadi draft, draft lagi, begitu seterusnya sampe gue bosan dan draft itu dihapus. Postingan terakhir tentang review tempat yang gue dan Melly datangi untuk meghabiskan waktu malam minggu.

2 malam minggu belakangan kita gak pergi kemana – mana. Gue datang ke kos Melly, dan kita ngobrol di sana. Bukan, bukan karena uang gue gak ada, lagi hemat aja. Gak ding, tapi memang cuaca yang gak bagus untuk pergi. Lagi musim hujan setiap malam, siangnya panas banget. Yah, semuanya berpasangan. Malam dan siang, panas dan hujan, kenangan dan mantan.

Sekarang sih mau nulis yang sama seperti sebelumnya. mau ngasitau tempat nongkrong baru yang ada di Pekanbaru. Tempatnya gak di daerah yang strategis. Jauh dari universitas dan tempat nongkrong lainnya yang ada di pusat kota. Menurut gue ownernya berani mengambil resiko dengan membuat tempat nongkrong di daerah ini.

Tapi dilain sisi, sepertinya tempat nongkrong ini sudah memiliki strategi untuk jangka panjang. Karena gak jauh dari tempat nongkrong itu sudah dibangun sekolah yang sekarang masih dalam proses. Nama tempatnya adalah WAROENG PIKNIK PEKANBARU. Ada di jalan Soekarno Hatta – Simpang 3 ARHANUDSE Marpoyan. Cukup mudah mendapatkannya, karena memang di daerah ini jarang banget ada tempat nongkrong, banyaknya bengkel. Jadi, Waroeng Piknik terlihat mencolok.

Waktu operasionalnya dari hari Selasa – Minggu dengan jam operasional 12:00 WIB – 21:30 WIB. Dalam rangka Soft Openingnya Waroeng Piknik memberikan promo potongan harga sebesar 50% sampai 1 April untuk semua makanan. Apa ada lagi alasan gue untuk gak datang? hahaha

Iya, alasan gue selain memang mau ngereview tempat dan menjadikannya postingan di blog, gue juga mau menikmati makanan dengan potongan harga. Kapan lagi kan. Memang sih, gue datang agak telat. Gue datang tanggal 29 Maret 2015. Gpp terlambat, yang penting belum expired.

Kita (gue dan Melly) pergi ke Waroeng Piknik pada minggu sore. Kita memprediksikan kalo ntar malam akan turun hujan, daripada kita gagal lagi kesini mending kita pergi lebih cepat. Iya, soalnya kita udah merencanakan akan datang waktu awal – awal pembukaan, tapi banyak kegiatan di kampus dan masalah lainnya menghambat kita untuk datang. Tempatnya dekat sama rumah gue, jadi kali ini Melly yang datang ke rumah gue, dan nantinya kita pergi berdua kesana.

Gue sama Melly harus menyatukan pendapat untuk pergi kemana, biar gak hanya salah satu aja yang senang. Kalo salah satu yang senang, sementara yang lainnya gak senang, itu bukan rasa sayang. Seharusnya pemerintahan sekarang juga memikirkan itu. Memikirkan senang sama senang, bukan pemerintah senang, rakyat menjerit.

Balik lagi ke Waroeng Piknik.

Untuk design interior, masih terbilang belum memiliki tema khas. Hanya ada beberapa lukisan yang menempel di dinding dan dinding yang bisa dituliskan mengenai promo – promo terbaru dari Waroeng Piknik ataupun makanan terbaru. Waktu itu sih dindingnya masih bertuliskan tentang promo potongan harga 50% untuk soft opening. Menu yang di sajikan juga belum banyak. Namanya juga masih baru.

Yang unik dari tempat ini adalah keseruan dan keriuhan yang hadir dari pengunjungnya. Beberapa pengunjung yang bermain Uno Stacko akan histeris saat permainan yang mereka bangun hancur dan mereka mau tidak mau harus mengulangnya dari awal. Gue datang disaat yang kurang tepat. Kenapa? Karena Uno Stackonya udah dimainkan pengunjung lain. Hanya tertinggal monopoli, yah buat apa main monopoli berduaan. Gak ada yang jaga banknya, ntar kalo gue korupsi gimana? Bisa masuk penjara.

PENJARA. Penantian yang tak terjawab dan penuh lara.

Di atasย adalah foto dinding yang tertuliskan tentang menu dan pengumuman dari Waroeng Piknik. Poto ini diambil dari abang di Waroeng Piknik yang sepertinya dialah pemilik dari Waroeng Piknik (Gak yakin juga sih, hehe). Cuaca di luar sudah mulai mendung dan bergemuruh. Hati gue langsung sedih, karena sebentar lagi hujan. Helm gue lagi dijemur di rumah, kalo hujan begini pasti basah lagi.

Pramusaji datang, kita pun memilih menu yang akan dipesan.

Seperti yang gue bilang tadi, menu yang tertera masih sedikit. Menunggu pangsa pasar merespon penawaran Waroeng Piknik. Kalo pasarnya udah besar, gue yakin banyak menu yang berani mereka tawarkan. Bosan juga makan nasi goreng, gue pun memesan Marmie Waffle.

Harganya 14K disc 50%

Secara sederhana, marmie waffle ini gue definisikan sebagai martabak mie yang dibentuk seperti waffle dibagian atasnya ditambah dengan taburan bawang goreng dan daun sup sebagai pewangi. Paketan dari Marmie Waffle ini ada saos yang menjadi temannya. ย Gue agak susah untuk memotongnya karena mienya digoreng lumayan kering (gue juga gak mahir menggunakan pisau dan garpu untuk makan). Warnanya terlihat gosong, gak gosong sih, cuma gelap aja.

Harganya 22K disc 50%

Partner sekalian pacar (dan gue berdoa semoga dia jadi pasangan hidup gue) alias Melly Andriani udah lama kepengen makan burger. Tanpa pikir panjang dia langsung memesan Beef Burger. Untuk makanan satu ini, gue gak bisa ngasitau gimana rasanya, gimana enaknya, karena gue gak ada mencicipi. Melly sangat menikmati beef burgernya. Ngeliat pacar senang, gue jadi ikut senang.

Gue bahagia kalo ngeliat orang yang gue sayang bahagia karena gue.

Untuk minuman kita memesan minuman yang sama. Gak sama banget lah, cuma punya kemiripan. Sama tapi tak serupa. Ya begitulah, anggap aja mengerti. Oke..

Minuman yang kita pesan sama – sama ditaburi MILO. ย Awalnya Melly gak memesan ini, hanya karena minuman yang dia pesan gak ada, yaudah dia mesan Milo Dino. Katanya sih minuman ini asalnya dari Singapore, gak tau juga.

Untuk rasa, semuanya Milo. Karena bahan utamanya ya Milo yang dilarutkan lalu di campur dengan es batu dan disajikan dalam keadaan dingin. Nyesss di tenggorokan.

Milo Dino 12K, Bandung Dino 10K

Nah, yang pink itu minuman yang gue pesan. Namanya Bandung Dino. Orang Bandung ada yang tau itu minuman apa?. Lidah gue masih gak peka. Waktu gue nyoba rasanya kayak rasa untuk campuran cendol, tapi Melly bilangnya sirup. Pas gue tanya ke pramusajinya, dia malah gak tau.

Orang Bandung, kasitau gue dong itu minuman terbuat dari apa?

Sekian jalan – jalan gue sama Melly, dan postingan terbaru setelah dua minggu tanpa postingan. Sedih juga ngeliat blog pengunjungnya pada pergi dan gak rame lagi. Iya sih, yang salah gue. Yasudah, semoga dengan tulisan kali ini membuat gue jadi semangat untuk nulis dan nyapa kalian di blog kalian masing – masing.

Gue Wahyu Yuwono, terima kasih.

Advertisements

37 thoughts on “Soft Opening Waroeng Piknik PKU

  1. Daerah Soetta? Deket sama Arengka dongs yah ๐Ÿ˜€
    Kalok mau ke Ciput pasti ngelewatin..

    Marmienya pakek waffle maker kali yah.. Kalok kering gitu apa ngga seret, Yu? ._.

      1. Ohya? Soalnya papan jalan di deket rumah Ibuk ku ada Arengka I sama Arengka 2, trus ke sana dikit malah jadi Soetta.. Bruakakakakk.. ๐Ÿ˜› *gagal paham*

        Jauh emang. Tapi biasanya kalok dari rumah sepupu selalu ngelewatin. ._.

        Wah.. Kalok Febri sih bisa mesen lagi tuh minumnya. Wkwkwk.. Licik warungnya ๐Ÿ˜›

  2. Romantis banget sih Yu. Melly juga gak kalah cantik sama lo. *salah fokus*
    Abdi urang bandung. Itu bandung dino bahan dasarnya adalah… es.

  3. wah enaknya yang bisa malam minggu berduaan.. lah gue ?? hadeuh *pindahkepojok*

    itu kayanya enak enak menunya apalagi dinikmatin sama kamu *mely loh ya bukan lo bro*
    hahaha

  4. makanan minuman bikin ngiler aja nih.
    bandung dino, gue kira itu ice susu strawberry warna pink gitu, eh gak taunya rasanya kaya campuran cendol, berhubung gue bukan orang bandung, jadi gue gak bisa jawab kenapa rasanya begitu. hehehe

  5. Biar dikata sibuk didunia nyata, hihi kok kayaknya sama ya? Tapi yang penting tetap blogwalking, sayang sekali draftnya dihapus. Itu makanannya bikin ngiler, hehe… Harganya juga tidak terlalu mahal, saya jadi pengen. Tetap semangat nulisnya, biar pengunjungnya banyak lagi. Aamiin, semoga Melly jadi pasangan hidup lu

  6. Waduh, ampe 1 April aja ya 50%nya, ini udah tanggal berapa coba, gak sempat dah :3

    Wah, itu kayaknya ownernya emang pengen pangsa buat sekolah yang bakal dibangun, investasi jangka panjang dengan resiko yang juga besar sebenarnya :).

    Oh iya, PENJARA. Penantian yang tak terjawab dan penuh lara. Keren kata-katanya ๐Ÿ˜›

  7. dua mingguan gak jalan karna ujan, sorry, itu do’a kami…
    emang kalo udah sama pacar pengennya makan di luar mulu, apalagi dibayarin.. beuhh, boleh nimbrung?

Komen aja dulu, kali aja ntar ada yang stalking nama kamu

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s