Serba - Serbi

ANAKOBAR (Anak Kos Baru) #EKONOMI

Halo semuanya..

Sebelum membaca sampe abis, gua minta maaf, karena postingan ini seharusnya di posting tanggal 25 kemaren. TApi karena ada kebakaran hutan, jadinya ke kota di tunda dulu, dan hari ini sempatnya. Juga minta maaf karena tulisannya gak begitu rapi. Maklum di warnet, males lama – lama. Terimakasih

Gimana kabarnya? Udah siap mudik semua? Atau masih dirumah aja karena belum ada yang ngajak nikah, eh mudik maksudnya.

Lebaran identik dengan mudik, dan sekarang adalah waktunya untuk mudik. Menikmati masa lebaran yang tinggal menghitung hari, baju baru udah dibeli, tapi hati masih aja kosong belum terisi. Ah sudahlah, itu bukan urusan negeri ini.

Lebaran kali ini terasa biasa aja buat gua. Karena Melly pergi ke Sumbar, dan gua gak kemana – mana. Iya, gua masih dihati Melly. Kita pun LDR, dan dia seminggu di Sumbar katanya, semoga aja dia jujur, karena kalo gak jujur berarti dia bohong. Oke gak penting

Lebaran kali ini juga bertepatan sama namanya SBMPTN, dan tahun ajaran baru. Berarti kalian semua yang udah melakukan SBMPTN dan dinyatakan lulus dihati dosen cantik akan memulai debut pertama sebagai mahasiswa di kampus yang mau nerima kalian.

Kalian nembaknya pake apa? Sampe kampus mau nerima kalian.

Banyak dari pemilih universitas/Institut akan memilih universitas/Institut yang terakreditasi, terkenal, dan bisa dipamerkan. Kalo di Jawa mungkin ada UGM, ITB, dan UI. Pemilih universitas terkenal itu banyak, dan banyak juga ditolak. Kalo orang – orang kampung kaya gua ini, memang harus pergi keluar kota untuk menempuh pendidikan yang lebih baik.

Nah, karena pendidikan itu jauh dari kampung halaman, jadi ada yang harus kalian pikirkan dulu sebelum kuliah di kampus yang jauh.

Sekarang adalah waktunya gua ngomongin tentang #EKONOMI, setelah sebulan kemaren gua ngomongin tentang #ASMARA yang bisa kalian baca disini. Dan dari komentar yang ada di post #ASMARA itu, ada komenter yang bilang “Bahas tentang mahasiswa baru dong kak”. Akhirnya ada ide juga untuk nulis tentang #EKONOMI. Terimakasih untuk yang udah ngasi ide J)

Baiklah, ini saatnya gua menjelaskan mengenai ekonomi seorang MABA dan AKORU (Anak kos baru)

Ongkos di perantauan, ini harus sudah dipikirkan sejak lu milih universitas saat SBMPTN. Karena semakin bagus universitas yang dipilih, ongkos semesternya juga bakal semakin mahal. Mungkin searah dengan fasilitasnya, tapi kalo bagi gua yang hanya cukup, gua mungkin gak bisa menuhin biaya di UGM, karena yang bisa menuhin itu orang tua gua.

Bukan hanya soal uang semesternya, tapi uang daftar ulangnya, uang bukunya, dan uang uang yang tak terduga seperti biaya untuk fotokopi, dan sumbangan – sumbangan ketika ada event.

Selain itu, lu juga bakal jadi anak kos. Biaya kos itu berbeda dari biaya ketika tinggal bareng orang tua. Kalo gua itu dikasi 1jeti perbulan, dan perbulan harus disisihkan untuk beberapa hal berikut ini.

  1. Motor = 250 ribu -udah untuk minyak dan perawatan selama sebulan
  2. Makan = 400 ribu –masak ataupun tidak masak
  3. 350 ribu untuk hal yang tidak di perhitungkan sebelumnya.

Itu biaya hidup gua selama sebulan. Dan Alhamdulillah masih cukup untuk barang – barang yang ada di Riau. Dan itu kenapa gua gak ganti – ganti smartphone, susah nabung. #Curhat #SmartphoneuntukWahyu

Untung aja gua di Pekanbaru udah punya rumah sendiri, kalo belum, pasti biaya nambah lagi. Jadi, buat kalian yang menempuh pendidikan diperantauan, pastiin dulu berapa biaya yang akan kalian habiskan selama sebulan. Dihitung dari biaya hidup sendiri, rumah, kampus, dan transportasi.

Sedikit saran untuk kalian yang bingung, dan males masak lauk.

Jangan selalu beli nasi rames, masaklah nasi dirumah. Dan tinggal beli lauknya. Kalo di Yogya ada nasi kucing yang harganya murah itu enak. Lah, di Riau harga nasi putih itu 5 ribu. Mending masak nasi kan.

Harga beras 10 kg itu di Riau dapat 120 ribu. Bisa buat 2 minggu, dan makan seenaknya, sebanyak yang dimau, beras juga bisa milih mau yang enak atau enggak. Soalnya kalo di rumah makan atau ampera gitu belum tentu nasinya bagus, dan sesuai sama lidah kita. Tapi, kalo anak kos, semua nasi yang di rumah makan pasti enak, apalagi gratis.

Nah, kalo dibandingin sama makan nasi beli yang 5 ribu sehari. Kita hitung dibawah ini.

Makan 2 kali sehari = 5000 x 2 =Rp. 10.000

Sebulan 10.000 x 30 hari = Rp. 300.000

Satu bulan menghabiskan uang 300.000 hanya untuk sebungkus nasi tanpa lauk. Kalo lu beli beras 10 kg yang harganya 120 ribu, berarti ada 60 ribu lagi sisa untuk ditabung atau beli lauk.

Beras 10 kg = 120.000 untuk 2 minggu, sebulan jadi 240.000

300.000 – 240.000 = 60.000,00

Lebih hemat kan, dan lebih kenyang pastinya. Lagian, membiasakan makan di rumah makan itu juga tidak baik untuk kesehatan. Karena masakan dirumah makan begitu nikmat, jadi pasti begitu banyak campuran yang dituang untuk membuat harum dan rasanya nikmat. Yo knowlah bumbu – bumbu yang kalo dikonsumsi banyak bisa menimbulkan penyakit.

Baiklah, kira – kira segitu dulu pembahasan #Ekonomi kali ini. Terimakasih

NB: Ampera = rumah makan yang lebih murah, sekitar 9 ribu atau 10 ribu, di Riau.

Advertisements

15 thoughts on “ANAKOBAR (Anak Kos Baru) #EKONOMI

  1. Postinganmu ngingetin bangeet jaman aku mahasiswa duluu. Setiap rupiahnya kudu pinter2 ngatur kalo masi pengen hidup di akhir bulan.
    Oiya, trik nya lagi buat tambah2 duit, sering2 ikutan lomba atau cari2 beasiswa. Hihi. Kalopun kalah gak masalah juga anggap aja belajar. Kalo menang n dpt duit lumayan buat beli kebutuhan lain yg gak ke cover duit bulanan.

  2. Aku jaman kuliah nggak ngekos, tapi ongkos pas-pasan sampe cuma bisa makan sekali tiap hari meskipun di kampus dari jam 6 pagi sampe 10 malem. Hahaha… Udah gitu kalau kepepet misalnya kemaleman, tetep harus naik bis dari Grogol ke Bekasi. Wah pokoknya perjuangan.
    Dulu buat nambah duit, aku freelance sama kerja part time. Lumayan banget buat bikin tugas kuliah.

  3. wahhaha jadi inget jaman kosan yang harus perhitungan dalam masalah keuangan 😀
    walaupun aku mahasiswa TI, mau gak mau harus ngitung keuanganku sendiri.
    pinter-pinter siasati uang biar cukup sebulan 😀
    belajar mandiri juga lah 😀

    eh follow back wordpressnya ya 😀

  4. Hey di Jawa mah Unpad dong yg favorit mah.
    Jadi inget belum bayar perpanjangan kos nih. Kalau diusir nanti susah nih nyari yg baru soalnya pada ditempatin maba.

Komen aja dulu, kali aja ntar ada yang stalking nama kamu

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s