Kuliah Vs Kerja

Welcome to the jungle.

Iya, ini hutan pengetahuan lu semua, kenapa gue katakan hutan.? Karena disini beraneka ragam hal yang bisa lu dapetin, mulai dari hal yang wajar saja seperti lurusnya pohon pinang, dan bisa sampe hal yang aneh, seperti pohon cherry berbuah mangga. Mangga dua. Oh bukan, itu nama daerah.

Hmm.. Gue lagi galau, karena uang yang selalu habis di tanggal 20-an. Sempat berpikir untuk kerja part time, tapi, takut waktunya lebih banyak untuk kerja, karena kuliah juga jarang – jarang. Pernah punya keinginan untuk berjualan roti bakar bandung, di bandung. Gak mungkin.

Alasannya sih gue mau kerja, ya lu tau lah. Mau menambah pemasukan bulanan, minimal bisa untuk beli paket internet perbulan + paket bbm. Karena kehidupan gue 58% berada di internet. Gue yakin kalian semua begitu, dengan selalu terhubung kedalam media sosial, waktu kalian hanya sedikit didunia nyata. Seperti bersosialisasi dengan tetangga, menggoda anak tetangga, asal jangan menggoda ibunya yang disebelahnya ada suaminya. Jangan.

Kelamaan pembukaan nih, kayak seminar MLM. Oke, masuk ke materi inti dari semuanya. The Avenger datang, Buuaarr. Loh, kemana ini bahasannya. Pada postingan kali ini, gue mau memberikan pandangan absurd gue tentang kuliah dan kerja. Yang mungkin akan berguna untuk kalian semua, atau tidak ada untungnya. Woles aja keleus.

Hal pertama yang perlu diperhatikan adalah sebagai bersambung ( Karena berikut terlalu mainstream)

Tidak Adanya Waktu Untuk Ngeles

Mengerti maksud statement diatas?

Dunia kerja itu keras, kayak film The Raid – Berandal. Lu gak bisa lagi ngeles untuk masalah keterlambatan waktu datang kekantor. Sedikit waktu aja lu telat, gaji lu ditahan, gaji lu dipotong, waktu kerja lu ditambah, dan kemungkinan buruk lainnya yang mungkin bisa terjadi. Bukan, gue bukan menyudutkan kerja bahwa kerja itu adalah tahanan mewah, lu bukan koruptor. Tapi, sewaktu lu udah kerja, waktu untuk ngeles lu itu bakal diporsir sekecil mungkin. Kayak gue, dulu waktu SMP, gue sering ngompres ukuran byte MP3 dari 2MB jadi 998KB, demi muatnya memory hp.

Dan ingat kata kata berikut tidak berarti di dunia kerja “Maaf bos, saya telat bangun”, “Maaf bos, jalanan macet”, “Maaf bos, gak tau informasi kalo sekarang masuk”. Ingat, didunia kerja lu dibayar, bukan ngebayar. Gue pernah ngomong salah satu dari ketiga kata diatas saat magang di Pertamina Dumai, dan akhirnya gue kena SP 1.  Waktu itu gue sadar, ternyata ini bukan dunia sekolah, tapi dunia kerja yang keras.

Masalah Tugas

Ini juga masalah rentan di dunia kerja, masalah yang harus lu kerjakan sendiri, lu cari solusinya. Usahakan untuk selalu berbuat ‘Baik‘ demi tugas yang sedang dijalanin. Kalo waktu kuliah, lu bisa minta tolong temen cewek lu dikelas untuk ngerjakan tugas lu, dengan sedikit iming – iming, akan traktir dia di kantin, atau belikan dia pulsa. Tapi sewaktu kerja, siapa yang akan ngerti tugas yang diberikan bos ke lu, kalo gak lu sendiri. kan gak bisa seandainya lu punya tugas untuk menghitung laba/rugi kantor, lu bebanin ke temen lu yang lagi kerja jadi pramugari.

Ya, disinilah lebih dinilai kemandirian lu. Bagi gue sih, di bangku perkuliahan sebaiknya berbuat baik sesama teman, jangan menyembunyikan jawaban, karena semuanya gak diuji disana kok. Kemandirian lu bakalan diuji di saat lu udah kerja. Trust me, it work.

Tanggung Jawab

Lanjutan dari tugas tadi. Saat lu kerja sudah pasti tanggung jawab lu lebih besar daripada saat lu kuliah. Karena sekarang lu yang bertugas mengabdi ke suatu instansi. Lu gak bisa berbuat seenaknya, semua ada aturan. Memang sih, di perkuliahan juga ada aturan, tapi lu pasti ngomong “Aturan untuk dilanggar“, waktu kerja coba ngomong gitu, langgar aja aturan perusahaan. Siap dipecat? siap di mutasi? atau mau ngurus surat resign sendiri. Go ahead.

Responsibility. Ingat itu brooh. Karena berbicara itu mudah, melakukan itu bisa, mempertanggung jawabkan yang dilakukan serta diucapkan itu susah.

____

Maaf kalo terkesan menggurui, padahal gue sendiri belum kerja. Gak ada maksud untuk menggurui, atau merasa pintar diantara kalian yang sudah kerja. Yang gue tulis cuma sekedar curhatan pribadi dari beberapa temen gue yang pengen cepat wisuda, dan pengen kerja. Dengan alasan paling banyak “Biar gak dikasi tugas lagi, dan biar dapat gaji”. Apa mereka gak pernah tau, dunia pendidikan itu indah. Karena dunia gak selalu tentang materi. Masih ada keindahan lain yang harus dinikmati. Enjoy your life.

Bukan sekolahnya yang dicari, tapi pendidikannya.

Kalo ada yang tidak berkenan, silahkan komentar, atau ada yang ingin menambahkan suka dukanya bekerja. Silahkan di kolom komentar.

Terimakasih.

Advertisements

2 thoughts on “Kuliah Vs Kerja

Komen aja dulu, kali aja ntar ada yang stalking nama kamu

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s