Komedi

Musim Bola Ipit

Wiji dan pacarnya sedang makan disalah satu angkringan di Pekanbaru. kebetulan disana ada pertandingan bola antara Chelsea Vs Crystal Palace.

“Goolll….” Para orang dengan kostum biru bersorak.

Ipit : “Ah.. gak seru nih, masa pertandingan Arsenal kontra City gak ditayangin”
Wiji : “Kan minggu kemaren udah ditayangin, kontra Cardiff City”

Wiji : Alhamdulillah, kali ini gue dapat cewek yang hobi bola, eh bukan, maksudnya suka dengan salah satu klub bola, ya walaupun dia gak suka klub gue. Barcelona. jadi kita itu bakalan sungut – sungutan kalo udah kelahi soal bola. apalagi Arsenal, dia pasti bela – belain, kek waktu itu.

Wiji : “Hahaha Arsenal kalah dari MU, Persie lagi yang gollin.”
Ipit : “Heh!! Biar aja, Persie itu penghianat”
Wiji : “Arsenal kalah, Arsenal kalah. Weekksss”
Ipit : “DIAM!!” *Lempar kacang mede*

Wiji : Makanya, sekarang gue diam aja kalau Arsenal kalah.

Didalam kamarnya, berselimutkan kasur lantai paling atas, Wahyu menahan dinginnya. Dia terserang Flu, Batuk, Pilek, dan Radang Tenggorokan. Tapi masih bisa terlponan sama Melly.

Wahyu : “Iya sayang, aku lagi sakit”
Melly : “Cepat sembuh sayang :*” *kechup manjha*

Wahyu : Disini aja ngomongnya ya, Brrrrr, di kasur dua lapis, satunya lagi gue pake untuk selimut biar anget. gak tau kenapa gue tiba – tiba sakit. padahal sebelumnya gue gak kenapa – kenapa. gak ada tanda gue bakalan sakit. sama ketika gue jatuh cinta sama Melly, gak pernah ada tanda. *Natap ganjen* *swiit swiiit* *Gombalin aku dong ganteng*

Saat Wahyu selesai berbicara, ada yang berbisik.

Wanda : “Yu..”
Wahyu : “Iya..”
Wanda : “Bagi selimut dong”
Wahyu : ” Oh iya, gue lupa lo lagi sakit juga, ini Wan” *Nyodorin selimut*

Wiji dan pacarnya masih diangkringan itu. tontonan mulai bosan, beberapa menit setelah pertandingan Chelsea kontra Crystal Palace, hasil pertandingan Arsenal Vs City ditayangkan. Pacar Wiji sungguh terkejut, karena Arsenal dibantai 6:3 oleh City. lalu dia marah – marah.

Ipit : “Ini apa – apaan??”
Wiji : “Apa sih sayang?”
Ipit : “Itu, Arsenal kalah 6:3 dari City!!”
Wiji : *menutup mulutnya*

Karena melihat skor yang begitu telak, Wiji tak dapat lagi menahan tawanya. lalu dia pun terbahak – bahak melihat itu.

Wiji : “Hahahahahaha” sesaat kemudian “Bhuabhuabhuaahaaa”

Melihat tingkah Wiji itu, pacarnya marah. kemudian memarahinya.

Ipit : “Kenapa kamu ketawa? Ngejek Arsenal? IYA HAH??”
Wiji : *Tersedak* “Eng- gak Sa-yan-g”
Ipit : “Tinggalkan aku disini, kamu jahat”

Wiji yang tidak suka dengan digitukannya. lalu dia terburu menuju motornya dan ngeeeng… dia pulang, tapi mengisi minyak motornya terlebih dahulu.

Wiji : Males banget tau gak. masa iya gue digituin. bisa dikira gue kdrt nanti. ataugak dikira gue itu copet, rampok, atau apalah yang berbau negatif. gue kan gak suka. sial banget. ternyata gak enak juga punya cewek yang fanatik terhadap bola. susah nyari yang pas.

Pegawai SPBU : “Kita mulai dari nol ya mas”

Wiji mendengarnya menjadi kembali semringah, dan mesem – mesem sendiri.

Wiji : “Ayok mbak, kita mulai hubungan kita dari nol”

Advertisements

One thought on “Musim Bola Ipit

Komen aja dulu, kali aja ntar ada yang stalking nama kamu

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s