Puisi Koplak

Dalam Buih Hujan, Menyapa

Jaket kulit meneriaki angin, menganga melihat hitamnya awan
Berlari kecil, menyambar petir
Dalam diamnya, melihat anak kecil bersimpuh dibawah halte
Menikmati dinginnya hujan

Papan iklan bergoyang kuat, bukan pohon kelapa dikota ini
Memburu angin, tanpa peduli tempias hujan yang kurang disukai
Dikota ini

Buku dalam tas mulia berisik, ingin berteduh tanpa hujan yang mengusik
meminta pemiliknya yang asik berbisik
Dengan anak kecil penikmat dingin hujan
Lampu kota sedang membunuh cahaya
Mati dalam waktu yang menyita nafsu
Suara bising dari knalpot motor butut
Asap dan kabut pun tak terhindarkan
Meski kota ini diguyur hujan
Sial

Advertisements

Komen aja dulu, kali aja ntar ada yang stalking nama kamu

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s