Mana Negaraku

Melihat dunia dengan mata pengemis, menentang hidup dalam jalanan yang amis,
mana negaraku yang adil?

kesana dan kesini aku melihat deretan mobil polisi
mengawal seorang berpangkat dari istana negara
tapi, menyisihkan rakyat yang sedang menikmati jalan
menganggap dirinya lebih penting dibanding rakyat

apa kau ingat wahai pejabat? siapa yang memilihmu?
siapa yang meng-agungkanmu?
siapa ? siapa ?
kau pasti lupa

kau mendengar tapi tak merespon jeritan kami

aku tak menyalahkan melulu soal pejabat negara
pejabat negara juga manusia, sama halnya dengan pengemis
pejabat, hanya pengemis yang punya pendidikan
dimana bedanya? kalian sama saja meminta belas kasihan.
sama siapa?
rakyat, mereka yang mengasihanimu
begitu juga pengemis, rakyat yang mengasihinya

INGAT!!!

hukum hanya bagi kami, bagimu itu makanan lembek
mudah dihancurkan dengan harta yang berlimpah
kau menganggap itu besi, sedangkan hartamu adalah api yang keluar dari mulut naga

itu harta siapa? harta kami, kami.
kau hanya sebagai penjaga dan penyimpan tuan.

aku menghormatimu bukan karena pangkatmu
tapi etikamu

BERANI JUJUR, PERANGI KORUPSI

Advertisements

Komen aja dulu, kali aja ntar ada yang stalking nama kamu

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s