Sembilan Kata

meraba laut yang kehilangan asin darinya
mencinta rapuh pada rumah tanpa jendela
tak lupa meluka kepada kelinci yang bermanja
melihat daun yang mulai gugur tanpa bunga
aku tau rasanya menjadi orang yang tak dipinta
kehilangan asa yang selalu memaksa

sembilan kata yang pernah menyentuh hatiku
membekas merah dalam bibir kecilmu
menyelinap pelan kedalam rasa manjaku
satu permainan, yang kemudian pudar
hilang, entah kemana

berfikir pernah
tapi tak menemukan jawab

berjalan pernah
tapi tak menemukan tujuan

berbicara pernah
tapi tak menemukan pendengar

sembilan kata yang pernah ada dan yang pernah hilang dalam kata lainnya.

Advertisements

Komen aja dulu, kali aja ntar ada yang stalking nama kamu

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s