Serba - Serbi

aku ingin kita bertahan

mereka jadi saksi kita yang sedang bertengkar karena ego bodoh kita.

angin, daun, dan kucing – kucing yang memperhatikan kita, meski kita tidak melihat.

kita saling mengurung diri didalam noda yang kelam.

aku dan kamu, diam mematung, menghadap tanah.

 

aku salah, kamu juga.

 

gak ada yang benar – benar baik, atau buruk

kita melakukan kesalahan yang hampir sama. hampir.

dan kesalahan itu kita buat saat kita sedang jenuh dengan hubungan ini.

kamu pernah jenuh dengan ku, meski kamu hanya menampilkannya diluar. bukan secara lisan.

 

kamu mungkin bisa ngelupain sesuatu yang kamu anggap gak penting untuk kamu.

tapi aku, disini.

ingat semua yang pernah kamu ucapkan saat kita bertengkar, saat kita sedang bahagia sambil menikmati panasnya matahari sore diujung jalan. apakah kamu tau, aku memperhatikan cara bicaramu, nada bicaramu, dan aku memperhatikan dirimu.

apakah kamu menyadari semua itu ? aku rasa tidak

 

kita semua punya masa lalu yang buruk

tapi aku, ingin melihat masa depan yang baik bersama kamu Melly Andriani.

maaf untuk kata – kata yang pernah membuat perasaan kamu teriris, atau pun terluka dalam.

aku hanya ingin, kita bisa melihat mentari senja ditengah – tengah anak cucu kita.

aku ingin kita bertahan, meski banyak yang ingin kita berpisah.

Advertisements

Komen aja dulu, kali aja ntar ada yang stalking nama kamu

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s