Puisi Koplak

Confused

Mentari pagi pergi meninggalkan siang ini
Awan hitam mulai menyelimuti dunia ini
Lampu lampu kota berlomba untuk menerangi
Dan sang rembulan mulai menampakkan diri
Namun kau tetap terdiam dan menyendiri

Matamu memancarkan cahaya mentari
Namun kau tak pernah menyadari
Aku disini masih berdiri
Menantikan hangatnya pelukanmu lagi

Kau terdiam dan mulai merenungi
Cinta yang pergi dan tak kembali
Percayalah wahai bidadari hati
Aku disini menunggu kepastian cinta ini

Ombak bergerumul menghampiri seorang gadis
Tak kusangka itu adalah engkau wahai bidadariku yang manis
Jangan bersedih dan jangan pesimis
Aku dan kamu bisa menjadi pasangan yang harmonis

Advertisements

Komen aja dulu, kali aja ntar ada yang stalking nama kamu

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s