Secangkir Kopi dan Berjuta Kenangan

Akhir akhir ini stock kopi dirumah gue sering abis, padahal biasanya sering berlebih dan sering gue hibahin sama tetangga. Gue itu dermawan tapi gue gak tau kopi itu udah kadaluasa apa belum. Hehe
Berbagai jenis kopi udah gue cobain. Dari luwak white, kopi abc, indocafe, kopi goodday. Semua udah gue rasain. Dan semuanya sama aja. Ya .. bisa bikin gue gak ngantuk dalam beberapa jam. Dan bisa gue jadiin alasan dalam gombalin cewek.
‘kamu itu bisa diibaratkan kopi’
‘kok gitu’
‘iya.. karena bisa ngebuat aku susah tidur’
‘ii .. sok sweet’
Dan banyak pelajaran lain yang bisa diambil dari kopi. Seperti ‘walaupun kopi ini pahit, banyak orang akan memerlukannya, petugas ronda misalnya’.
Dan gue juga salah satu orang yang membutuhkan kopi ketika gue gak bisa tidur. saat jam 23.00 WIB gue belum merasa ngantuk, 1 stock kopi pasti sudah terseduh hangat dihadapan gue, dan dimeja belajar gue. walaupun dimeja belajar, bukan berarti gue belajar. Gue lebih senang tengah malam menghabiskan waktu dengan bermain PES.
Berbicara permainan PES. Gue itu seneng banget sama permainan sepak bola. Baik didunia nyata ataupun didunia game. Tapi yang ngeheranin adalah gue gak punya sedikit pun atribut sepak bola. Sepatu bola, decker, jersey, bolanya gue gak punya. Gue cuman punya gamenya doang.
Kembali ke kopi. Kopi itu adalah minuman yang memiliki kafein yang berfungsi mengurangi kantuk. Hemm.. kenapa gue ngomongin biologi, padahal gue gak ngerti sama sekali, sama duakali. Nilai biologi gue rendah.
Yang gue tau ya cuman itu. Kopi memiliki kafein yang berguna untuk nunda ngantuk dan akan berakibat buruk kepada reproduksi jika dikonsumsi terlalu banyak. Ini benar gak sih ? gue baca di buku kesehatan.
Tengah malam sering gue habiskan dengan menikmati secangkir kopi hangat. Seperti sudah rutinitas gue deh, kalo tengah malam gak ada kopi serasa hampa malam gue. apalagi jika ada pertandingan bola, kopi itu sangat wajib diseduhkan sembari menonton pertandingan bola. Ini pasti
Apalagi ketika gue harus belajar tengah malam. Seperti dijudul sebelumnya. Sewaktu gue nonton final liga champions dan saat gue mention mentionan sama Ulya, dan saat gue ngerjakan soal akuntansi sampe jam 3 subuh yang namun akhirnya gue nyontek juga. Kopi itu pasti tersedia. Pasti
Dan malam ini pun gue menghabiskan waktu dengan secangkir kopi hangat yang habis dalam waktu 2 jam. Padahal dalam gelas berukuran tinggi : 10 cm dan diameter 4cm. emm.. mata gue langsung agak melek ketika kopi itu sudah ada di dalam mulut gue.. segeeerr..

Kopi ini bisa dibilang selingkuhan gue. setiap malam dan hampir setiap malam dia selalu menemani gue ketika gue sepi dengan kesendirian karena pacar gue udah tidur. ketika sms gue udah gak dibalas, mention gue gak direply, chat di BBM gue gak direply, gue bakalan kedapur dan meminta kopi buat nemenin gue.
Entah apa yang gue pikirkan. Setiap gue nyeduh secangkir kopi ini, Begitu banyak cerita yang pengen gue tuliskan. Banyak ingatan gue dimasa lalu yang rasanya pengen gue share kepada public.
Masa lalu gue memang suram, kelam dan gak asyik.
Suram bukan dalam artian gue itu anaknya nakal. Gue anak baik cuman gue gak beruntung. Gue ngerasa dulu itu gue terintimidasi dengan pembagian biaya bulanan. Padahal gue salah. Gue salah.
Semua yang diberikan orang tua gue ternyata sudah adil. Gue dulu masih labil sehingga gue gak ngerti makna keadilan itu sendiri. Gue kira perbedaan biaya hidup bulanan gue dengan abang gue itu adalah intimidasi. Ternyata enggak. ternyata semuanya adalah keadilan yang nyata.
Wajar kalo abang gue biaya jajanannya lebih banyak dari gue. Ya. karena kebutuhannya juga banyak. Gue dulu gak ngerti masalah ini, dan sering mempermasalahkan ini dan sering menjadikan gue pemarah.
Masa lalu gue juga gak asiik.
Pacar ? dulu gak ada dipikiran gue.
Karena dulu jangankan buat punya pacar, deketin cewe aja gue takut. Gue minder dekat cewek. Walaupun gue pernah cerita kalau gue punya pacar. Itu semua penembakan atao jadiannya mealui sms, dan putus juga melalui sms. Gue modern kan.
Bayangin aja jalan didepan gerombolan cewe yang sekelas sama gue aja, gue gemeteran. Dan kadang gue sering salah tingkah. Padahal mereka juga gak suka sama gue. tapi entah kenapa gue gitu. Takdir mungkin. Mungkin
Ga asik memang.

Kenapa gue gak bisa dekat sama cewe. Salah satunya karena gue orangnya pemalu, minderan dan gak bisa mengasikkan suasana. Gue paling males ngomong lama sama cewe yang bukan siapa siapa gue, apalagi kalo gak ada kebutuhan. Gue paling mau ngomong sama cewe ketika ada tugas.
Dan oleh sebab itu, gue nembak korban cinta gue melalui sms. Soalnya pernah gue nembak tatapan muka, tapi gak pegangan tangan. Dan hasilnya gue ditolak. Dan gue trauma. Cinta berhasil ngebuat gue trauma. Sadiis.
Lewat sms ternyata lebih berhasil, udah banyak yang nerima gue jadi pacarnya. Lo bole juga nyobain.
Kopi ini memiliki space hardisk yang terlalu banyak. Sehingga ketika gue menyeduhnya, semua kenangan masa lalu ini terasa hadir kembali. Yang buruk, yang baik, yang lucu, yang bodoh, semuanya hadir. Apakah ini manfaat lain dari kafein? Tanyakan pada ahli biologi.
Masa lalu. Heh.. *menghela nafas*
Gue juga pernah gak sadar kalo gue udah ato masih terbangun sampe jam 3 subuh. Padahal besoknya ada kuliah jam 8 pagi. ini semua karena secangkir kopi hangat ditengah malam. Sekarang gue begadang karena besok gue gak kuliah.
Wusss… tiba tiba listrik padam. Kegiatan menulis gue sedikit berhenti
‘apa ini tandanya gue disuruh tidur’ berbicara sendiri
Gue masih belum bisa tidur. manfaat kafein masih ada dan masih mampu membuat mata gue terjaga. Bb yang dari tadi gue abaikan, sekarang menjadi alternative gue sembari menunggu listrik kembali nyala. Ya biasanya hanya beberapa menit saja listrik ini padam.
Namun percuma. Seperti biasa saat listrik padam, sinyal pun menghilang. Gue gak bisa twitteran, bbman maupun googling. Ya dengan berat hati, gue hanya dengerin music. Kali aja gue bisa tertidur.
Tapi ya tetap aja gue belum bisa tidur. Hanya foto foto masa lalu yang gue pandangin di bb itu.
Dan ternyata gue benar. setengah jam berlalu dengan keadaan gelap gulita. Serasa sama saat gue trauma. Semuanya gelap gulita. Listrik kembali hidup.
Karena listrik sudah kembali hidup. Gue kembali nulis apa yang gue rasain selama beberapa hari ini. Gue ngerasa gue pernah ngerasain ‘cinta pada pandangan pertama’. Ini bukan sama Melly, ini terjadi sebelum gue pacaran bahkan belum kenal sama Melly.
Emm… kejadiannya biasa aja sih. Juga sudah banyak di tayangkan ditivi tivi.
Kita pandang pandangan. Kira kira setengah menit. Ya karena kita berlawanan arah jadi tatapannya sebentar. Dikepala gue berbisik ‘dia cantik, gue pengen liat lagi’. Waktu ini gue masih smp.
Persis seperti di ftv. Setelah gue bertatapan itu, gue pengen mengulanginya lagi, gue berbalik badan, dan ternyata dia juga berbalik badan. It so sweet.
Gue dan dia kembali bertatapan namun dengan durasi yang lebih cepat. Ya sekitar 2,536 detik (ngukur aja kagak).
Kira kira apa ini namanya cinta pada pandangan pertama. Mungkin iya. Karena ketika tatapan pertama dengannya gue sedikit ada getaran bergejolak di hati gue. dan yang gue senang adalah saat dia juga berbalik badan. Dan kita kembali bertatapan. Ya .. ini saatnya gue bilang ‘cinta pada pandangan kedua’.

‘ya ampuuuuuuuuuun, udah jam 2 pagi’ gue terkaget kaget setelah melihat jam di hp
Sruuutttt…
Gue menghabiskan sisa kopi yang kira kira masih ada 1/8 dari space gelas. Pagi sudah akan menyingsing, matahari sudah akan bekerja lagi, dan bulan kembali beristirahat.
Gue adalah bulan yang senantiasa menemani malam dengan cahayanya. Dan yang selalu setia menunggu malam yang damai dengan turunnya hujan disertai angin yang seakan menambah suasana menjadi dingin dan sejuk. Karena gue suka hujan. Oh hujan.. hadirlah engkau malam ini.
Dan dengan secangkir kopi hangat ditengah malam ini yang telah menghadirkan berjuta kenangan dan yang senantiasa menemani kesendirian hati. Aku tau kau disana adalah inspirasiku. Aku harap dirimu selalu ada disini sebagai inspirasiku. Love Melly Andriani.

Advertisements

Komen aja dulu, kali aja ntar ada yang stalking nama kamu

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s